Head

Rabu, 29 Mei 2013

PPDB SDN Latsari Tapel 2013/2014

Orang tua melihat persyaratan pendaftaran
Penerimaan Peserta Didik Baru SDN Latsari Kec. Tuban Tahun Pelajaran 2013/2014 mulai di sosialisasikan serempak dengan 3 Sekolah Dasar Kawasan yang lainnya yaitu SDN, Kebonsari 1, SDN Kebonsari 2 dan SDN Kutorejo 1.

Pagu Tahun Pelajaran 2013/2014 ini SDN Latsari Kec. Tuban sejumlah 126 (seratus dua puluh enam) siswa dengan persyaratan sbb : 
    I.          SYARAT PENDAFTARAN :
1.    Berdomisili di wilayah Kabupaten Tuban
2.    Mengikuti analisa potensi siswa yang diselenggarakan oleh sekolah
3.    Kesediaan mengikuti program kegiatan sekolah, setelah diterima sebagai peserta didik di SDN Latsari (mengisi pernyataan)
4.    Melengkapi administrasi :
a.    Menyerahkan foto copy akte kelahiran 1 lembar beserta aslinya
b.    Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 2 x 3  sebanyak 2 lembar
c.    Menyerahkan foto copy ksk 1 lembar beserta aslinya
d.    Menyerahkan foto copy ktp kedua orang tua 1 lembar dan menunjukkan aslinya
e.    Menyerahkan foto copy sktb 1 lembar bagi yang mempunyai
Ø  Semua persyaratan administratif dimasukkan dalam map   warna hijau tanpa ada tulisan
Ø  Mengisi formulir pendaftaran (diambil waktu pendaftaran).
Ø  Waktu pendaftaran calon siswa diharuskan ikut

    II.               PELAKSANAAN PENDAFTARAN
A.      Pendaftaran 
Hari           :      Senin dan Selasa  
Tanggal     :      17 - 18 Juni 2013
Waktu       :      Pukul 08.00 – 12.00 WIB
Tempat     :      SDN Latsari Tuban

B.   Analisa Potensi Siswa  
Hari           :      Kamis
Tanggal     :      20 Juni 2013
Waktu       :      Pukul 08.00 – 09.30 WIB
Tempat     :      Ruang Kelas SDN Latsari Tuban
Catatan     :        * Membawa Pensil dan Penghapus
                         * Membawa Nomor Pendaftaran
                         *  Datang Tepat Pada Waktunya, datang lewat pukul 08.00 WIB dianggap gugur.
      
C.   Pengumuman                   
Hari           :      Senin
Tanggal     :      24 Juni 2013
Pukul        :      12.00 WIB




                 D.   Daftar Ulang               
    Hari                 :      Selasa dan Rabu
    Tanggal           :      25 dan 26 Juni 2013
    Pukul              :      08.00 – 11.00 WIB.
                                 *   Dengan membawa bukti nomor pendaftaran
                                            *   Apabila tidak daftar ulang pada hari dan waktu yang telah ditentukan dianggap mengundurkan diri.
Orang tua melihat persyaratan pendaftaran

Orang tua melihat persyaratan pendaftaran

Pesta Siaga 2013

Pesta Siaga Kwartir Cabang Tuban 2013
Pada tanggal 25 Mei 2013 kemarin Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tuban mengadakan Pesta Siaga yang bertempat di Mangrove Center Kec. Jenu Tuban yang diikuti oleh wakil dari tiap-tiap gudep se-Kabupaten Tuban.

Kecamatan Tuban sendiri diwakili oleh 4 SD yaitu SDN Latsari, SDN Kutorejo I, SDN Kebonsari I dan SD Al-Uswah yang masing-masing diwakili oleh 6 anak.

Kegiatan ini untuk memupuk jiwa pandu bagi siswa-siswi SD. (Erw)

Pesta Siaga Kwartir Cabang Tuban 2013

Pesta Siaga Kwartir Cabang Tuban 2013

Pesta Siaga Kwartir Cabang Tuban 2013

Pesta Siaga Kwartir Cabang Tuban 2013

Senin, 20 Mei 2013

Adventure Kls VI SDN Latsari di Jogjakarta

Pada tanggal 17 s.d 19 Mei 2013 SDN Latsari Kec. Tuban mengadakan karya wisata untuk kelas VI-ABCD ke obyek wisata Jogjakarta dan Jawa Tengah dengan peserta dari kelas VI sebanyak 165 siswa ditambah Guru dan Paguyuban Kelas sejumlah 55 orang dengan menggunakan 4 armada bus pariwisata dari PO Rajawali Bojonegoro dengan biro jasa dari Rini Tour.

Pemberangkatan di SDN Latsari Kec. Tuban pukul 20.00 dilepas oleh kepala SDN Latsari Ibu Kasmulik, S.Pd., M.Pd.. Anak-anak sangat antusias dalam kegiatan ini dimulai dari obyek wisata Candi Borobudur, Kyai Langgeng, Keraton dan menginap di hotel Surya Citra Jl. Veteran Jogjakarta. Dilanjutkan ke Kaliurang Adventure yang memuaskan adrenalin anak-anak untuk melihat sisa-sisa letusan gunung Merapi tahun 2010 yang lalu dengan menggunakan mobil Willys, dilanjutkan ke Museum Dirgantara, Pusat Oleh-Oleh, dan dilanjutkan ke wisata belanja Malioboro.

Kegiatan ini bisa dijadikan kenangan dan cerita oleh anak-anak nantinya. (Erw)

Willys Adventure Team
Bu Guru lagi Action

C Class


Willys Adventure Team

Willys Adventure Team

Willys Adventure Team

A Class

Rabu, 15 Mei 2013

Pelatihan ICT Di Graha Sandiya Perum PT. SG Tuban

Pelatihan ICT di Graha Sandya PT SG Tuban
PT. Semen Gresik (Persero) bekerjasama dengan Pusat Ilmu Komputer dan Manajemen Indonesia (IPKMI) secara berkala mengadakan Pelatihan Information and Communication Technology (ICT) Tuban tahun 2013 bagi siswa SD/SMP/SMA dan pondok pesantren se-Kabupaten Tuban dengan target 2500 siswa dari 250 lembaga.
Untuk gelombang yang ke-4 ini SDN Latsari berkesempatan 13 siswanya mewakili kegiatan tersebut yang terdiri dari siswa-siswi kelas 5ABCD bertempat di Labolatorium Komputer di Graha Sandya Perum PT. Semen Gresik Desa Sumurgung Tuban.
Anak-anak setelah mengikuti pelatihan ICT ini merasa sangat gembira karena menambah ilmu pengetahuan tentang komputer dan kebanyakan minta dikirim lagi ke gelombang berikutnya. Karena keterbatasan kuota jumlah siswa yang dikirim dengan terpaksa SDN Latsari menggilir siswa yang mengikuti pelatihan ICT tersebut. Apalagi setelah mengikuti pelatihan tersebut para siswa juga mendapatkan piagam penghargaan.
Semoga atas prakarsa PT. Semen Gresik (Persero) untuk terus berlanjut dan berkomitmen memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tuban. (Erw).

Suasana ruang ICT

Suasana ruang ICT

Suasana ruang ICT

Suasana ruang ICT

Senin, 13 Mei 2013

Liburan, Pantai Boom Jadi Pilihan Rekreasi



Wisata pantai yang ada Tuban memang terkenal dengan keindahannya dan panorama alamnya. Sehingga wisata pantai menjadi pilihan para wisatawan untuk tempat berlibur. Salah satu pantai yang menjadi jujugan para wisatawan adalah Pantai Boom, selain Pantai Kelapa Panyuran dan Mangrove Center Jenu.
Apalagi dengan tampilan Pantai Boom yang baru dengan tampilan relif-relif yang begitu menawan. Selain itu, juga adanya pohon cemara laut yang ada dipantai ini membuat suasana semakin rindang dan nyaman. Sehingga pantai yang pernah menjadi pelabuhan dizaman Majapahit ini menjadi pilihan wisata, tidak hanya wisata lokal Tuban saja yang berkunjung ditempat ini. Namun, banyak juga pengunjung dari daerah luar Tuban.
Kepala UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) Tempat Rekreasi Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, Heru Tri Jatmiko ketika dikonfirmasi kotatuban.com, Selasa (25/12) mengungkapkan, sejak mulai liburan pengunjung di Pantai Boom mengalami peningkatan yang cukup signifikan. ‘’Peningkatan pengunjung hingga 100 persen sampai 150 persen,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut  Heru mengatakan, pada hari biasa pengunjung ditempat ini rata-rata 200 orang per hari. Dan pada hari libur sekolah ini perhari pengunjungnya mencapai 400-500 orang. ‘’Kami perkirakan pengunjungnya akan terus meningkat,’’ tuturnya.
Menurutnya, pantai ini jadi pilihan pengunjung karena ada beberapa pilihan antara lain, akses wisata ini cukup mdah jangkauannya. Selain itu, harga tiket masuk kewisata ini juga cukup murah, yakni Rp 1.500 perorang. ‘’Tiket ini cukup murah, dan pemandangan didalam juga cukup menarik,’’ tandasnya.
Dia mengatakan, harapan kedepan pantai  Boom ini lebih diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban. Baik itu perawatan dan penambahan sarana tempat bermain seperti ayunan, prosotan, dan berbagai  sarana penunjang rekreasi lainnya. ‘’Sehingga mampu menarik penggunjung lebih banyak lagi,’’ pungkasnya.
Sumber : kotatuban.com

Menyongsong Matahari di Pantai Tuban Wisata Alternatif Bersama Keluarga



Keindahan pantai laut Tuban memang tidak ada habisnya untuk dinikmati keindahannya. Apa lagi saat pagi hari ketika mata hari pagi baru terbit, keindahan panorama alam yang ditawarkan pantai Tuban semakin memanjakan mata. Sehingga, tidak heran jika pagi hari banyak orang yang berjalan-jalan dipantai Tuban.
Tak heran jika pada hari Minggu atau hari libur disepanjang pantai jalan RE Martadinata dipadati pengunjung. Tak hanya dari Tuban saja pengunjung yang datang kepantai ini. Namun, banyak juga pengunjung yang datang dari Bojonegoro.
Salah satu pengunjung pantai Tuban asal Bojonegoro, Badrudin (33) ketika ditemui kotatuban.com, Minggu (10/03) mengungkapkan, telah beberapa kali dia mengunjungi pantai didepan Kelenteng Kwan Sing Bio ini bersama keluarganya. Biasanya, dia selalu pagi hari jika berlibur dipantai Tuban.
”Pagi hari menikmati matahari dipantai, sambil nunggu anak-anak main pasir,” ujar bapak dua anak itu.
Menurutnya, pantai Tuban selain indah juga sangat mudah jangkauannya. Selain itu, jika telah capek bermain dipantai disepanjang Jalan RE Martadinata juga banyak pedagang makanan. Seperti bakso, mie ayam, nasi goreng, dan berbagai makanan lainnya dijual ditempat ini.
”Berlibur ditempat ini murah meriah,” tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Ihsan, sangat enak bila pagi hari jalan-jalan atau olahraga ditempat ini. Pasalnya, angin laut dipagi hari dan sinar matahari cukup menyehatkan badan.
”Saya sering lari-lari dipantai ini kadang ramai-ramai, terkadang juga sendirian,” ujar warga Kelurahan Latsari itu.
Menurutnya, olahraga dipinggir pantai lebih aman dan nyaman dari pada lari pagi dijalan raya.
”Kalau dipantai kita tidak takut dengan kendaraan yang melintas seperti halnya dijalan raya,” pungkasnya.
Sumber :kotatuban.com

Wisata Pantai Tasikharjo Tinggal Kenangan



Pantai Tasikharjo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu di era 1980-an menjadi salah satu primadona tempat wisata di Tuban. Namun, kini pantai yang mempesona itu tinggal kenangan. Pantai yang berada di Kecamatan Jenu ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan karena keindahan panoramanya.
Berbagai tanaman menghiasi pantai ini seperti pohon cemara dan pohon kelapa menjadi tumbuhan utama dipantai ini. Selain itu, dipantai Tasikharjo ini juga banyak terdapat mainan anak-anak seperti ayunan, prosotan, dan berbagai mainan anak-anak lainnya. Banyaknya kerang laut dipantai ini juga menjadi daya tarik tersediri bagai para wisatawan. ”Dulu pantai Tasikharjo itu menjadi salah satu objek wisata andalan Tuban,” ujar Direktur LSM Cagar Edy Toyibi saat ditemui kotatuban.com.
Menurutnya, sejak beberapa tahun kemudian wisata Pantai Tasikharjo ini rusak dan terlantar. Rusaknya pantai ini dikarenakan abrasi gelombang air laut. Selain itu, juga ulah tangan manusia juga mengakibatkan rusaknya pantai ini. Seperti tumbuhan yang tubuh dipantai ini banyak ditebang sehingga terjadi abrasi. ”Yang dulu daratan sekarang menjadi laut lebih dari 150 meter sendiri,” ujar anggota Panwaslu Kabupaten Tuban itu.
Lebih lanjut Edy mengatakan, saat ini tak ada lagi jejak-jejak bangunan atau bekas mainan anak-anak apapun yang meninggalkan kenangan tentang  kejayaan Pantai Tasikharjo itu di masa lalu. Yang tersisa dan tetap abadi adalah pesona keindahan pantai dengan  pasir putihnya. Namun, keindahan pasir ini dirusak oleh tebaran sampah yang terbawa gelombang air laut dipantai Tasikharjo ini. ”Untunglah saat ini dipantai ini mulai ditanami kembali pohon cemara. Semoga saja kejayaan pantai ini kembali lagi,” pungkasnya.
Sumber : kotatuban.com

Sabtu, 11 Mei 2013

Tunjangan Belum Cair GTT Datangi Disdikpora


Guru tidak Tetap (GTT) yang tergabung dalam Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Kabupaten Tuban datangi kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Kalangan GTT itu menuntut honor mereka yang sudah 4 bulan ini belum mereka terima, Jumat (10/5).

Sampai di kantor dinas pendidikan, para guru langsung masuk aula pertemuan untuk bertemu Kepala Disdikpora, Sutrisno. Mereka mempertanyakan tunjangan fungsional yang sudah empat bulan ini belum dibayarkan kepada mereka.

“Kami ingin memastikan apakah tunjangan itu ada atau tidak, karena setelah dijanjikan Januari lalu hingga kini belum cair,” kata Bambang Setyono, Guru SMP 1 Bancar.

Menurut mereka, tunjangan yang mereka tuntut itu sebelumnya berawal dari keputusan Pemerintah Kabupaten Tuban yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan GTT. Pada awal Januari 2013 diputuskan untuk para guru honorer K2 diberikan tunjangan sebesar Rp200.000 tiap bulan, tanpa mengurangi tunjangan yang diterima sebelumnya. Namun sampai saat ini keputusan tersebut belum ada realisasinya.

Selain menanyakan kejelasan tunjangan mereka, kedatangan guru dari berbagai kecamatan di Tuban ini juga mempermasalahkan daftar calon penerima tunjangan yang sarat pelanggaran dalam aturan yang dijalankan.” Kami menilai ada tunjangan yang salah sasaran,” sambung Andik guru lain dari. SD Melangi.

Sutrisno kepala Dinas Pendidikan usai menemui para guru mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah kalau tunjangan untuk para guru belum cair, semua masih dalam proses. Sutrisno berjanji siap menjamin cairnya dana TF untuk para guru. Jika memang sampai saat ini belum cair pihaknya mengaku untuk cairnya dana itu memang perlu proses.” Sebenarnya tidak ada masalah namun memang perlu proses untuk cairnya dana itu” kata Sutrisno.

Sumber : kotatuban.com

Rabu, 08 Mei 2013

Suka Cita Setelah Unas SD Kelar...

Foto Ruang 51

Suka cita dirasakan siswa-siswi SDN Latsari Kec. Tuban setelah tiga hari menempuh Ujian Nasional, pada hari rabu tgl 8 Mei 2013 ini adalah hari terakhir dengan mata pelajaran IPA. Raut muka tegang sudah tidak tampak lagi dan yang tampak adalah celoteh-celoteh kepolosan anak-anak yang melepaskan kegembiraan setelah menempuh Ujian Nasional yang sebelumnya menempuh masa persiapan Ujian Nasional berupa mengikuti Try Out dan Ujian Sekolah.

Tinggal menunggu hasilnya satu bulan kedepan apakah hasil belajar yang keras selama ini membuahkan hasil yang maksimal untuk SDN Latsari dan untuk perorangan. Apakah tahun ini mampu mempertahankan prestasi tahun yang lalu memperoleh rata-rata nilai Ujian Nasional terbaik tingkat Kecamatan Tuban, kita lihat hasilnya satu bulan kedepan.

Selamat untuk anak-anak SDN Latsari semoga kerja kerasmu juga berbuah manis dan dapat memperoleh nilai Ujian nasional yang tinggi. (Erw)
Foto Ruang 52

Foto Ruang 53

Foto Ruang 54

Foto Ruang 55

Foto Ruang 56

Foto Ruang 58

Foto Ruang 59

Foto Ruang 57

SDN Latsari Juara I Lomba Lingkungan Sekolah Sehat 2013 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Penerimaan Piala Juara 1 LLSS Tk. Provinsi Jatim di Tugu Pahlawan
dalam Upacara Peringatan Hardiknas tgl. 2 Mei 2013 Oleh Kepala SDN Latsari
SDN Latsari Kecamatan Tuban tahun 2013 ini merasa sangat berbahagia dan berbangga karena sebagai Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Timur Lomba Lingkungan Sekolah Sehat diterimakan kepada Kepala Sekolah SDN Latsari Ibu Kasmulik, S.Pd., M.Pd. saat Upacara Peringatan hari Pendidikan Nasional yang dipusatkan di Tugu Pahlawan Surabaya, walaupun sebenarnya disana sini masih terdapat banyak kekurangan tetapi pihak sekolah sudah berusaha semampu mungkin untuk memperbaiki diri.

Lomba Lingkungan Sekolah Sehat ini tidak hanya pihak sekolah saja yang berbenah tetapi berkat bimbingan dari pihak Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, RT, RW, PKK, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Peternakan dan Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan pihak-pihak lain yang tidak disebutkan disini.

SDN Latsari Kec. Tuban secara otomatis akan mewakili Jawa Timur untuk maju ke Tingkat Nasional untuk mengikuti lomba yang sama yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juni tahun 2013. Semoga SDN Latsari bisa membawa nama harum Kabupaten Tuban dan Provinsi Jawa Timur. (Erw)


Selasa, 07 Mei 2013

Verifikasi Data PTK

Salam persatuan untuk bapak/ibu guru seluruh Indonesia, untuk mengecek data dapodik yang telah dientri oleh operator sebelumnya apakah ada kesalahan atau tidak anda bisa mengecek lewat klik privat  IP adress berikut : http://223.27.144.195:8081/info.php


Dengan langkah :
1. Masukkan NUPTK anda
2. Masukkan tahun lahir/bulan lahir/tanggal lahir anda

Jika benar data akan langsung muncul jika tidak harap bersabar dan ulangi lagi dengan mencoba 4 IP adress
yang lainnya.

Jika masih ada kesalah dalam data dapodik segera menghubungi operator untuk memperbaikinya dan segera mengupload kembali data dapodik tersebut agar tidak terjadi kesalahan dan dapat keluar dengan benar nantinya.

Selamat mencoba.

Data Informasi Sertifikasi dan Tunjangan Guru

Bapak / Ibu Guru untuk mengetahui data sertifikasi dan tunjangan yang telah diunggah melalui data dapodik bisa di cek pada alamat http://223.27.144.198:8000/ atau ketik di google P2TK nanti anda akan diarahkan ke IP adress berikut : 

Add caption

Dengan langkah-langkah :
1. Masukkan NUPTK pada kolom NUPTK
2  Masukkan Tahun lahir/bulan lahir/tanggal lahir pada kolom PASSWORD

Kalau data yang diupload melalui data dapodik sudah benar maka otomatis data akan keluar. 
Sehingga akan diketahui data-data meliputi NUPTK, NRG, NO SERTIFIKASI, NAMA dll sampai dengan Data Bank tunjangan akan dicairkan.
Selamat mencoba semoga berhasil.

Terkena DB, Mengerjakan UN di Rumah Sakit SG

Hasna Anggika Mahdyani mengerjakan UN di Rumah Sakit SG

Hasna Anggika Mahdiani (12), siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Latsari I ini terpaksa mengerjakan Ujian Nasional (UN) pada hari pertama di Rumah Sakit Semen Gresik, Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban, Senin (06/05). Pasalnya, siswa yang tercatat sebagai salah satu siswa di kelas unggulan SDN 1 Latsari ini mengalami sakit Demam Berdarah (DB).
Terlihat dengan serius Anggika mengerjakan soal Bahasa Indonesia, mata pelajaran UN pada hari pertama. Walaupun, tangan kiri Anggika harus diinfus, dan masih menahan sakit yang dia derita, hal ini tidak membuat anak yang masuk kelas unggulan itu putus asa. Anggika dengan santainya mengerjakan soal UN dengan diawasi dua orang guru dan satu orang petugas kepolisian dari Polsek Kota.
Djanu Tri (41) bapak Anggika saat ditemui kotatuban.com di RS SG Desa Bogorejo Kecamatan Merakurak mengungkapkan, Anggika masuk rumah sakit sejak hari Sabtu (04/05). Setelah dibawa ke RS SG Anggita dinyatakan sakit DB oleh dokter, dan disarankan  opname.
”Saya langsung lapor kepihak sekolah, bahwa anak saya harus rawat inap di RS,” ujar pria yang juga menjadi karyawan disalah satu anak perusahaan PT SG ini.
Lebih lanjut Djanu mengatakan, dia berharap anaknya dapat mengerjakan soal-soal UN dengan baik. Selain itu, sakit yang di derita juga tidak mengganggu. Pasalnya, jauh-jauh hari Anggika telah mempersiapkan UN ini mulai belajar sampai dengan les-les.
”Saya yakin bahwa anak saya akan mampu mengerjakan soal UN dengan baik walau kondisi badannya tidak sehat,” tandasnya.
Hasna Anggika M Kls. VI-D SDN Latsari Kec. Tuban di RS SG

Empat siswa SD terpaksa mengerjakan soal Unjian Negara (UN) di Rumah Sakit. Sementara 1 siswa harus mengikuti UN susulan, karena sakit parah dan tidak memungkinkan mengerjakan soal UN, Senin (6/5).
Kepala Bidang Pendidikan TK/SD, Dinas  Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tuban,  Sutarno,  mengatakan,  pelaksanaan ujian nasional tingkat SD sejauh ini tidak ada masalah. Hingga UN hari pertama selesai tidak ada laporan dari sekolah maupun sub rayon terkait kendala yang berarti mupun kesulitan yang dihadapi siswa.
” Alhamdulillah  semua lancar dan tidak ada masalah, mudah-mudahan hingga selesai pelaksanaan tanggal 10 Mei bisa berjalan dengan baik,” kata Sutarno.
Dia mengatakan, pelaksanaan UN SD memang tidak serumit SMP dan SMK sehingga kemungkinan terjadi kesalahan sangat minim. Hanya saja yang tidak bisa di hindari adalah siswa yang berhalangan, karena sakit.
Data hasil laporan yang diterima Dinas Pendidikan dari 18.288 peserta UN didapatkan 4 siswa terpaksa mengerjakan ujian nasional di Rumah Sakit. Selain itu juga da 1 siswa terpaksa mengikuti UN susulan,  karena sakit dan tidak memungkinkan mengerjakan saat ini.
Empat siswa itu masing-masing,  Suciana dari SDN Montong Sekar 1, Ike Nurhayati, dari SDN Betiharjo 3 Semanding,  Anis dari SDN jadi 4, Semanding, dan Hasnah Anggika dari SDN Latsari I Tuban. Sedangkan satu anak lagi bernama Ainurofik dari MI Miftahul Huda, Rawasan, Jenu, terpaksa mengikuti ujian susulan.
Adapun jumlah peserta ujian yang melaksanakan ujian nasional tingkat SD tahun 2013 ini sebanyak 18289 siswa, dengan rincian 14.161 Siswa SD, 4.127 siswa MI dan SD luar Biasa 1 siswa. Jumlah tersebut tersebar di seluruh Tuban dengan jumlah lembaga sebanyak 593 untuk SD dan 188 untuk MI dan 1 lembaga Luar Biasa.
Berbeda dengan ujian nasional jenjang SMP dan SMA yang digelar sebelumnya, dalam ujian sekolah dasar ini tidak diterapkan 20 paket soal yang berbeda untuk setiap siswa, namun hanya satu paket soal. Setiap ruang UN diawasi 2 orang pengawas tanpa ada pengawas dari kepolisian.
” Untuk pengawasan tidak se ketat SMP atau SMA. Mereka masih anak-anak jadi kemungkinan untuk curang juga masih sedikit, apalagi kelulusan tidak di tentukan dari hasil UN. Lulus tidaknya, sekolah yang menentukan,” pungkas Sutarno. 
Sumber : http://kotatuban.com/

Pelaksanaan Unas SD 2013 Di SDN Latsari


Selamat berjuang siswa-siswi SDN Latsari dalam mengikuti UNAS. Peserta Unas di SDN Latsari diikuti oleh sebanyak 165 siswa dengan rincian 81 putra dan 84 putri. Terbagi menjadi 9 ruang yang tiap ruang berisi 20 peserta dengan 2 pengawas ruang (No. 51 s.d. 59). Pelaksanaan Unas di SDN Latsari berjalan lancar dan tertib walaupun ada satu siswi dari kelas VI-d yang melaksanakan Unas di Rumah Sakit Semen Gresik karena menderita demam berdarah atas nama Hasna Anggika Mahdyani.
Walaupun demikian secara umum pelaksanaan Ujian Nasional berjalan dengan lancar dan semoga memperoleh hasil nilai yang dicita-citakan. Amin. (Erw)

Galeri Foto :












Pelaksanaan UNAS Mapel Matematika di SDN Latsari