Head

Selasa, 28 Juli 2015

Goresan Untuk Hari Anak Nasional 2015

Kemarin Hari Anak Nasional, berikut ini tulisan yg semoga bermanfaat. ������

������������������
Di jalan raya banyak motor dan mobil saling menyalip satu sama lain.
�� Mengapa...?
��Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih cepat dan bukan menjadi lebih sabar. Mereka dididik untuk menjadi yang terdepan dan bukan yang tersopan.


�� Di jalanan pengendara motor lebih suka menambah kecepatannya saat ada orang yang ingin menyeberang �� jalan dan bukan malah mengurangi kecepatannya.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak kita setiap hari diburu dengan waktu, dibentak untuk bergerak lebih cepat dan gesit dan bukan dilatih untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya dan dibuat lebih sabar dan peduli.


��
�� Di hampir setiap instansi pemerintah dan swasta banyak para pekerja yang suka korupsi.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak dididik untuk berpenghasilan tinggi dan hidup dengan kemewahan, mulai dari pakaian hingga perlengkapan dan bukan diajari untuk hidup lebih sederhana, ikhlas, dan bangga akan kesederhanaan.

���� Di hampir setiap instansi sipil sampai petugas penegak hukum banyak terjadi kolusi, manipulasi proyek, dan anggaran uang rakyat.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih pintar dan bukan menjadi lebih jujur dan bangga pada kejujuran.

���� Di hampir setiap tempat kita mendapati orang yang mudah sekali marah dan merasa diri paling benar sendiri.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka sering dimarahi oleh orang tua dan guru mereka dan bukannya diberi pengertian dan kasih sayang.

���� Di hampir setiap sudut kota kita temukan orang yang tidak lagi peduli pada lingkungan atau orang lain.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk saling berlomba untuk menjadi juara dan bukan saling tolong-menolong untuk membantu yang lemah.

���� Di hampir setiap kesempatan, termasuk di medsos ini juga selalu saja ada orang yang mengkritik tanpa mau melakukan koreksi diri sebelumnya.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak biasa dikritik dan bukan didengarkan segala keluhan dan masalahnya.

���� Di hampir setiap kesempatan kita sering melihat ada orang "ngotot" dan merasa paling benar sendiri.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan sekolah mereka sering melihat orang tua atau gurunya "ngotot" dan merasa paling benar sendiri.

�� Di hampir setiap lampu merah dan rumah ibadah kita banyak menemukan pengemis.
�� Mengapa...?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka selalu diberitahu tentang kelemahan2 dan kekurangan2 mereka dan bukannya diajari untuk mengenali kelebihan2 dan kekuatan2 mereka.


4. Banyak anak muda remaja merokok, bnyak yg sakit jg karena rokok 40 th kemudian
Mengapa ?
Krn sejak lahir sudah dikenalkan rokok, melalui bau tetek asi, melihat keluarga, tetangga, bahkan para pemuka masyarakat, dan pemuka agama sbg suri tauladan.

������ Jadi sesungguhnya potret dunia dan kehidupan yang terjadi saat ini adalah hasil dari ciptaan kita sendiri di rumah bersama-sama dengan dunia pendidikan di sekolah.

������ Jika kita ingin mengubah potret ini menjadi lebih baik, maka mulailah mengubah cara mendidik anak-anak kita di rumah dan di sekolah, tempat khusus yang dirancang bagi anak untuk belajar menjadi manusia yang berakal sehat dan berbudi luhur.

������ Mari kita belajar terus dan terus belajar untuk menjadi orang tua dan guru yang lebih baik agar potret negeri kita bisa berubah menjadi lebih baik mulai dari kita, keluarga kita, dan sekolah kita sendiri.
.......✋��
Slmt hari anak nasional.
Untuk menjadi pemikiran para orangtua bermanfaat. Ini copas dari saudara Iyan Kasiran. Salam.......