Head

Sabtu, 11 Mei 2013

Tunjangan Belum Cair GTT Datangi Disdikpora


Guru tidak Tetap (GTT) yang tergabung dalam Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Kabupaten Tuban datangi kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Kalangan GTT itu menuntut honor mereka yang sudah 4 bulan ini belum mereka terima, Jumat (10/5).

Sampai di kantor dinas pendidikan, para guru langsung masuk aula pertemuan untuk bertemu Kepala Disdikpora, Sutrisno. Mereka mempertanyakan tunjangan fungsional yang sudah empat bulan ini belum dibayarkan kepada mereka.

“Kami ingin memastikan apakah tunjangan itu ada atau tidak, karena setelah dijanjikan Januari lalu hingga kini belum cair,” kata Bambang Setyono, Guru SMP 1 Bancar.

Menurut mereka, tunjangan yang mereka tuntut itu sebelumnya berawal dari keputusan Pemerintah Kabupaten Tuban yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan GTT. Pada awal Januari 2013 diputuskan untuk para guru honorer K2 diberikan tunjangan sebesar Rp200.000 tiap bulan, tanpa mengurangi tunjangan yang diterima sebelumnya. Namun sampai saat ini keputusan tersebut belum ada realisasinya.

Selain menanyakan kejelasan tunjangan mereka, kedatangan guru dari berbagai kecamatan di Tuban ini juga mempermasalahkan daftar calon penerima tunjangan yang sarat pelanggaran dalam aturan yang dijalankan.” Kami menilai ada tunjangan yang salah sasaran,” sambung Andik guru lain dari. SD Melangi.

Sutrisno kepala Dinas Pendidikan usai menemui para guru mengatakan, sebenarnya tidak ada masalah kalau tunjangan untuk para guru belum cair, semua masih dalam proses. Sutrisno berjanji siap menjamin cairnya dana TF untuk para guru. Jika memang sampai saat ini belum cair pihaknya mengaku untuk cairnya dana itu memang perlu proses.” Sebenarnya tidak ada masalah namun memang perlu proses untuk cairnya dana itu” kata Sutrisno.

Sumber : kotatuban.com

Tidak ada komentar: